8 Fakta Menarik tentang Shakuni di Mahabharata

369
0

Ajeg.org8 Fakta Menarik tentang Shakuni di Mahabharata. Shakuni (Sangkuni, Indonesia) merupakan paman Kurawa dan Saudara dari Gandhari adalah pangeran Kerajaan Gandhara (sekarang bernama Kandahar, Pakistan), dan dalang yang mempengaruhi Duryodhana memerangi Pandawa dalam Cerita Mahabharata.

Berdasarkan rencana utama Shakuni, para Korawa melakukan berbagai intrik untuk mempengaruhi Duryodhana untuk melawan Pandawa. Dia berada di belakang layar yang membujuk Yudhishtira untuk bermain dadu dan kemudian kehilangan semua kerajaan nya, hak keluarganya yang dimenangkan oleh Duryodhana. Dia juga menyarankan pengasingan selama 12 tahun untuk Pandawa dan pengasingan selama 1 tahun tanpa menyebut nama setelah kekalahan mereka dalam permainan dadu.

Baca juga

Fakta Menarik tentang Shakuni yang mungkin belum diketahui

Berikut 8 Fakta menarik tentang Shakuni yang merupakan tokoh antagonis dalam cerita Mahabharata yang mengakibatkan perang besar di Kuruksethra

1. Shakuni tidak pernah membenci Pandawa

Shakuni tidak pernah membenci Pandawa, permusuhan utama Shakuni adalah terhadap Bisma Pitamah. Pada suatu hari Bisma mengundang keluarga Shakuni untuk makan dan mengunci mereka dengan memberi mereka makanan yang sedikit.

Bhisma melakukan ini setelah mengetahui Raja Subala memberikan ramalan bintang palsu ketika Gandhari akan menikah dengan Dhritarashtra. Hal ini dianggap sebagai pengkhianatan terhadap wangsa kuru. Ahli astrologi meramalkan bahwa suami pertama Gandhari akan mati, jadi dia menikah dengan seekor kambing dan kambing itu dikorbankan. Oleh karena itu, Dhritarashtra adalah suami keduanya dimana sebelum Gandhari menikah, ia disembunyikan dari keluarga Kuru.

Baca juga

2. Dadu Shakuni terbuat dari tulang ayahnya.

Ketika semua keluarga dikurung di ruang bawah tanah dengan sedikit makanan, Raja Subala memutuskan bahwa salah satu anggota keluarganya harus hidup dengan cara apa pun untuk membalas dendam terhadap Bhisma dan keluarga Kuru atas perilaku Bhisma ini.

Jadi Shakuni, yang merupakan anak bungsu dan terpintar, dipilih dengan memberikan makanan untuk bertahan hidup. Pada nafas terakhir, Subala menusuk kaki Shakuni dan memintanya untuk mengingat rasa sakit dan mengingat balas dendam terhadap keluarga Kuru. Dia juga meminta Shakuni membuat dadu dari tulang pahanya.

3. Shakuni adalah seorang ilusionis

Shakuni bukan hanya seorang yang sangat pandai, tetapi juga seorang ilusionis, bakat yang dapat ia manfaatkan kapan saja saat memainkan permainan dadu. Yudhishthira adalah penjudi besar yang kehilangan segalanya dari Duryodhana dalam permainan dadu dengan bantuan Shakuni. Ini menjadi alasan utama perang Kurukshetra.

Baca juga

4. Shakuni adalah putra ke-100 Raja Subala

Shakuni tidak hanya memiliki 100 orang keponakan yaitu kurawa tetapi dia adalah anak ke-100 dari Raja Subala sehingga dia juga diberi nama Saubala. Dia adalah yang paling pintar dari semua saudara laki-lakinya dan karena itu dipilih untuk bertahan hidup ketika seluruh keluarganya mati kelaparan.

5. Shakuni memiliki 2 putra – Uluka dan Vrikasura

Putra Shakuni, Uluka, meminta Shakuni untuk kembali ke Gandhara dan hidup dalam kedamaian dan harmoni tetapi Shakuni menolak untuk mengingat janji kepada ayahnya untuk menghancurkan keluarga Bhisma dan Kuru dengan cara apa pun.

6. Shakuni dibunuh oleh Sahadeva

Sahadeva membunuh Shakuni pada hari ke-18 perang Mahabharata. Sahadeva yang memikirkan Shakuni tentang semua alasan di balik kelakuan buruk Draupadi berjanji untuk membunuh Shakuni.

Baca juga

7. Ada sebuah kuil yang didedikasikan untuk Shakuni.

Masih ada sebuah kuil di Pavithreswaram di distrik Kollam di Kerala, yang didedikasikan untuk Shakuni. Komunitas Karavan mengakui perbuatan baik Shakuni dan melestarikan kuilnya hingga saat ini.

8. Ambhi Kumar, Raja Takshila adalah keturunan langsung dari Shakuni

Ambhi Kumar yang merupakan Raja Takshila sebelum digulingkan oleh Chandragupta Maurya diyakini sebagai keturunan langsung Shakuni. Nama Ambhi Kumar juga ditemukan dalam mitologi Yunani Alexander Agung, yang diberi kekayaan dalam jumlah besar sebagai penyerahan diri dan bukan untuk menyerang Takshila.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here