Home Video Apa Yang Terjadi Setelah Perang Mahabharata? Jejak Keturunan Pandawa

Apa Yang Terjadi Setelah Perang Mahabharata? Jejak Keturunan Pandawa

155
0

Apa Yang Terjadi Setelah Perang Mahabharata? Jejak Keturunan Pandawa

Hindu Indonesia. Setelah perang besar Mahabharata di kurukshetra, mungkin kita akan bertanya-tanya tentang apa yang terjadi setelah perang besar tersebut terjadi.

Mungkin kita juga akan bertanya siapakah yang akan melanjutkan tahtah di Astina Pura. Untuk kalian yang ingin mengetahui apa yang terjadi setelah perang besar di Mahabharata, berikut hal-hal yang terjadi setelah perang mahabharata di kurukshetra.

Sebelum kita melanjutkan, support Hindu Ensiklopedi Indonesia dengan cara, subscribe, like, comment dan share.

Garis keturunan setelah Raja Parikesit

Pendeta kepala Dhaumya meramalkan kepada Raja Yudhishthira setelah kelahiran Parikesit. Bahwa Parikesit akan menjadi penyembah agung Dewa Wisnu. hal ini disebabkan karena dia diselamatkan oleh Krishna pada saat masih berada dalam kandungan. dia akan dikenal sebagai Wisnurata (“Seseorang yang selalu dilindungi oleh Wisnu”) . Resi Dhaumya meramalkan bahwa Parikesit akan selalu mengabdi pada kebajikan, prinsip-prinsip agama, dan kebenaran dan akan menjadi raja yang bijaksana, persis seperti Iksvaku dan Sri Rama dari Ayodhya. Dia akan menjadi teladan seperti seorang pejuang seperti Arjuna, kakeknya sendiri, dan akan memperluas kejayaan keluarganya.

Parikesit menjadi Raja Hastinapura Setelah dimulainya jaman Kali Yuga, jaman kegelapan. lima bersaudara Pandawa mengasingkan diri ke hutan. Parikesit muda diangkat menjadi raja, dengan Kripa sebagai penasihatnya. Dia melakukan tiga yajna Aswamedha di bawah bimbingan Kripa.

Suatu ketika Parikesit pergi berburu di hutan, iblis Kali, perwujudan Kali Yuga, muncul di hadapannya dan meminta izin untuk memasuki kerajaannya, yang ditolak raja. Setelah bersikeras, Parikesit mengizinkannya tinggal di lima tempat: di mana ada perjudian, konsumsi alkohol, pelacuran, penyembelihan hewan, dan emas. Kali dengan kepintarannya masuk ke mahkota emas Parikesit dan merusak pikirannya.

Karena Kali telah memasuki mahkota emas dan dengan demikian menciptakan keinginan manusia akan emas. Pada suatu ketika, Parikesit pergi berburu ke hutan. Dia berhenti di satu titik dan masuk ke danau untuk mandi. Dia melepas mahkotanya dan menyimpannya di tepi sungai. Takshaka, seorang raja naga melihat mahkota dan ingin mendapatkannya. Dia mencuri mahkota itu, tapi dia ditangkap oleh prajurit penjaga Parikesit. Parikesit pun memenjarakan taksaka. Saat dibebaskan, Takshaka membalaskan dendam Parikesit dan membunuhnya tanpa ampun. Mendengar ini, putra Parikesit, Janamejaya, bersumpah untuk membunuh Takshaka dalam waktu seminggu.

Dia memulai Sharpamedha Yajna yaitu yajna pengorbanan ular, yang memaksa setiap ular di seluruh alam semesta dipaksa untuk jatuh ke altar hawana kunda . Tapi satu ular terjebak di sekitar Dewa Matahari dan karena kekuatan Yajna, Dewa Matahari juga ditarik ke dalam altar hawana kunda yang bisa saja menarik Dewa Matahari ke hawana kunda. Hal ini akan mengakibatkan mengakhiri pemerintahan Dewa Matahari dari alam semesta ini. pada saat itu, para dewa merasa khawatir dan mengakibatkan permohonan dari semua dewa untuk menghentikan Yajna. Ketika Takshaka tiba maka Yajna ini dihentikan oleh Astika Muni. Karena Sharpameda yajna dihentikan oleh Astika Muni, Takshaka masih tetap hidup.

#mahabharata #hindu #kisahmahabharata #keturunankuru #keturunanpandawa #hinduindonesia #hinduensiklopediindonesia

source

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here