Brahma Sang Pencipta, 7 Awatara Dewa Brahma

376
0

AjegBrahma Sang Pencipta, 7 Awatara Dewa Brahma. Dewa Brahma disebutkan dalam kitab suci Weda sebagai entitas terpenting dalam menciptakan seluruh dunia. Ketika kita mengatakan seluruh dunia itu berarti seluruh kosmos yaitu alam semesta. (Baca juga Dashavatara 10 Awatara Wisnu)

Brahma seharusnya memiliki kekuatan besar di pangkuannya untuk menciptakan materi dan energi dan begitulah kitab suci Weda menyebutkan penciptaan alam semesta ini olehnya. Ciptaan ini tidak persis dalam bentuk fisik karena Brahma seharusnya memiliki kekuatan spiritual dan Yoga untuk menciptakan sistem duniawi dari pemikiran dan energi tak terbatas yang terkandung di dalamnya. (Baca juga 19 Awatara Dewa Siwa)

Ilmu pengetahuan saat ini juga menganjurkan pertukaran massa dan energi satu sama lain tetapi juga bisa menjadi kemungkinan pada saat-saat ketika dunia diciptakan oleh kekuatan-kekuatan ini. Sangat menarik untuk dicatat bahwa asal mula kitab suci agama Hindu yaitu Weda hanya dikaitkan dengan Dewa Brahma.

Brahma berbeda dari kekuatan lain seperti Dewa Wisnu dan Dewa Siwa dalam arti bahwa Brahma dianggap sebagai bapak Dharma (agama) dan terletak pada tingkat akademis dan spiritual jauh di atas dalam hierarki Dewa Hindu yang penting.

Seperti disebutkan dalam beberapa kitab suci lama, Brahma disebut juga Prajapati. Dia diyakini sebagai putra Dewa Tertinggi dan ada dalam bentuk energi.

Ketika Brahma ingin menciptakan alam semesta, maka disebutkan bahwa ia menciptakan air terlebih dahulu dan kemudian dengan menabur dirinya sendiri dalam nektar kehidupan itu, muncul atau lahir dari air melalui telur emas untuk mengambil bentuk.

Ada riwayat lain yang menyatakan bahwa Dewa Brahma lahir dari bunga teratai yang muncul dari pusar Dewa Wisnu. Jadi, apapun bentuk lahirnya Brahma, dia mengambil bentuk ini untuk berbagai tujuan menciptakan dunia sekaligus.

Jadi, Brahma dihasilkan dari dirinya sendiri atau dari energinya atau seseorang dapat mengatakan bahwa dia melahirkan 11 nenek moyang (disebut Prajapati) dari manusia masa kini dan juga menciptakan tujuh orang bijak atau orang suci yang dikenal sebagai ‘Saptarishi’.

7 Awatara Brahma

Dalam kitab kedua Sikh yang ditulis oleh Guru Gobind Singh, disebutkan bahwa Dewa Brahma memiliki tujuh awatara. Awatara dari Dewa Brahma itu adalah:

1. Awatara Valmiki – Dalam bentuk ini Dewa Brahma sebagai Maharshi Valmiki yang menulis epik besar Ramayana dalam bahasa Sansekerta. Kemudian ditulis ulang dalam bahasa Avadhi oleh penyair besar Tulsidas. Ramayana adalah kontribusi besar santo Valmiki bagi masyarakat Hindu. Ini adalah kisah epik kemenangan Rama atas iblis Rahwana.

2. Kashyapa – Kashyapa adalah salah satu orang bijak dalam kelompok Saptarishi. Dia dijelaskan dalam berbagai kitab suci dan ajarannya kepada murid-muridnya tentang masalah medis disusun di Kashyapa Samhita.

3. Dattatreya – Dattareya juga merupakan seorang Awatara dari Brahma dan dianggap sebagai guru pertama di dunia. Dia juga guru Yoga. Dalam bahasa Sansekerta dia dikenal dengan nama Adi-Guru. Disebutkan bahwa dia belajar dari alam dan kemudian mengajarkannya kepada orang lain.

4. Vyasa – Vyasa atau Veda Vyasa adalah salah satu Awatara penting Dewa Brahma dan dipercaya untuk menulis wiracarita Mahabharata. Dia juga disebutkan telah mengklasifikasikan dan mengelompokkan Weda.

5. Kalidasa – Dia adalah penyair Sanskerta yang hebat sekaligus dramawan dan telah menulis drama berdasarkan budaya dan mitologi kita. Salah satu dramanya yaitu Abhigyanshakuntalam mendapat banyak ketenaran dan diterjemahkan dalam bahasa Inggris juga.

6. Chandra sang dewa bulan – Cerita berlanjut bahwa orang bijak Mandavya mengutuk seorang brahmana Kaushika bahwa ia akan mati saat matahari terbit. Anusaya, istri Kaushika, memiliki kekuatan magis dan dia menghentikan matahari terbit. Para Dewa memintanya untuk melepaskan Surya dan dia menuruti hanya jika Trimurti mengambil awatara dari rahimnya. Jadi, Dewa Brahma adalah satu-satunya awatara sebagai Chandra, Dewa Bulan.

7. Vikhanas – Disebutkan dalam kitab suci Weda bahwa Dewa Brahma telah mengambil Awatara sebagai Vikhanas di tempat suci Naimisharanya dan kemudian Dewa Wisnu sendiri mengajarinya misteri penyembahan melalui tiga puluh dua pertanyaan.

Jadi sebagian besar Awatara Dewa Brahma berada di dunia berhubungan dengan penciptaan pengetahuan dan penyebaran pengetahuan. Oleh karena itu Dewa Brahma dianggap sebagai entitas pendidikan dan pengajaran untuk memfasilitasi berbagai generasi selama inkarnasi ini terjadi.

#Brahma #AwataraBrahma #DewaBrahma
Mari belajar agama hindu dharma melalui chanel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here