Dewata Nawa Sanga, 9 Dewa Pelindung Pulau Bali

120
0

Ajeg.orgDewata Nawa Sanga, 9 Dewa Pelindung Pulau Bali. Bali adalah pulau yang indah yang dikelilingi lingkungan indah, adat dan budaya terjaga serta ribuan pura yang berada hampir di seluruh pelosok bali. Selain itu, Pulau bali juga disebut dengan Pulau Dewata.

Bali juga dilindungi oleh 9 dewa yang berada pada setiap arah mata angin. 9 Dewa Pelindung Bali ini juga disebut dengan Dewata Nawa Sanga.

Dewata Nawa Sanga

Dewata Nawa Sanga
Dewata Nawa Sanga

Dewata Nawa Sanga atau Nawadewata (Sembilan Dewa) adalah sembilan penguasa di setiap penjuru mata angin dalam konsep agama Hindu Dharma di Bali. Diagram matahari bergambar Dewata Nawa Sanga ditemukan dalam Surya Majapahit, lambang kerajaan Majapahit.

Dalam Hindu Dharma Di Bali, masyarakat Hindu Bali percaya kalau setiap dewa punya stana tersendiri. Dewa-Dewa tersebut juga punya representasi dan ciri khas yang membedakannya dengan Dewa lain. Tak hanya itu, masing-masing Dewa juga punya tugas serta kewajiban masing-masing.

Kesembilan dari Dewata Nawa Sanga tersebut sebagai penguasa yang menjaga penjuru mata angin adalah sebagai berikut :

Dewa Wisnu

Dewa Wisnu
Dewa Wisnu

Dewa Wisnu merupakan penguasa arah utara. Arah utara disebut dengan Uttara, bersenjata Chakra Sudarshana, wahananya atau kendaraannya adalah Garuda, shaktinya Dewi Sri, aksara sucinya “Ang”. di Bali Dewa Wisnu dipuja di Pura Batur.

Dewa Sambhu

Dewa Sambhu
Dewa Sambhu

Dewa Sambhu merupakan penguasa arah timur laut. Arah timur laut disebut dengan Ersanya, bersenjata Trisula, wahananya adalah Wilmana, shaktinya Dewi Mahadewi, aksara sucinya “Wang”. di Bali Dewa Sambhu dipuja di Pura Besakih.

Dewa Iswara

Dewa Iswara
Dewa Iswara

Dewa Iswara merupakan penguasa arah timur. Arah timur disebut dengan Purwa, bersenjata Bajra, wahananya adalah gajah Airavata, shaktinya Dewi Uma, aksara sucinya “Sang”. di Bali Dewa Iswara dipuja di Pura Lempuyang.

Dewa Maheswara

Dewa Maheswara
Dewa Maheswara

Dewa Maheswara merupakan penguasa arah tenggara. Arah tenggara disebut dengan Gneyan, bersenjata Dupa, wahananya adalah merak, shaktinya Dewi Lakshmi, aksara sucinya “Nang”. di Bali Dewa Maheswara dipuja di Pura Goa Lawah.

Dewa Brahma

Dewa Brahma
Dewa Brahma

Dewa Brahma merupakan penguasa arah selatan. Arah selatan disebut dengan Daksina, bersenjata Gada, wahananya adalah angsa, shaktinya Dewi Saraswati, aksara sucinya “Bang”. di Bali Dewa Brahma dipuja di Pura Andakasa.

Dewa Rudra

Dewa Rudra
Dewa Rudra

Dewa Rudra merupakan penguasa arah barat daya. Arah barat daya disebut dengan Nairiti, bersenjata Moksala, wahananya adalah kerbau, shaktinya Dewi Samodhi atau Santani, aksara sucinya “Mang”. di Bali Dewa Rudra dipuja di Pura Uluwatu.

Dewa Mahadewa

Dewa Mahadewa
Dewa Mahadewa

Dewa Mahadewa merupakan penguasa arah barat. Arah barat disebut dengan Pascima, bersenjata Nagapasa, wahananya adalah Naga, shaktinya Dewi Sanci, aksara sucinya “Tang”. di Bali Dewa Mahadewa dipuja di Pura Luhur Batukaru.

Dewa Sangkara

Dewa Sangkara
Dewa Sangkara

Dewa Sangkara merupakan penguasa arah barat laut. Arah barat laut disebut dengan Wayabhya, bersenjata Angkus/Duaja, wahananya adalah singa, shaktinya Dewi Rodri, aksara sucinya “Sing”. di Bali Dewa Sangkara dipuja di Pura Puncak Mangu.

Dewa Siwa

Dewa Siwa
Dewa Siwa

Dewa Siwa merupakan penguasa arah tengah. Arah tengah disebut dengan Madhya, bersenjata Padma, wahananya adalah Lembu Nandini,senjata Padma, shaktinya Dewi Durga atau Parwati, aksara sucinya “Ing” dan “Yang”. di Bali Dewa Siwa dipuja di Pura Pusering Jagat.

Tonton juga Kenapa Pulau Bali Diberi Nama Bali? Asal Usul Nama Bali

 

Recent search terms:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here