Makna Tersembunyi dari Garuda dan Ananta Sesa Dari Dewa Wisnu

143
0

Ajeg.orgMakna Tersembunyi dari Garuda dan Ananta Sesa Dari Dewa Wisnu. Kitab suci Hindu membawa makna tersembunyi yang dalam untuk membantu seseorang menjadi berpengetahuan dan menemukan solusi untuk misteri kehidupan. Brahma, Wisnu, dan Siwa dilambangkan sebagai pencipta, pawang dan penghancur utama. Wisnu sering dilambangkan sebagai perwujudan kehidupan manusia dan berbagai situasi yang datang ke kehidupan kita sehari-hari. Gambar-gambar Wisnu sering menampilkan dirinya tidur di atas Adi Sesha sambil menunggangi Garuda sebagai Vahana-nya. (Baca juga Adi Ananta Sesha Naga Tempat Berbaring Sri Wisnu)

Garuda, dewa sendiri, sering ditampilkan sebagai sosok berbentuk manusia bersayap dengan hidung seperti paruh. Gunung Wisnu membawa Wisnu ke Vaikuntha (Surga), tempat tinggalnya. Gunung Garuda-nya melambangkan kebijaksanaan, pikiran, dan kecepatan luar biasa. Oleh karena itu, jika ada yang ingin mengendalikan pikiran yang tidak terpenuhi dan menyeimbangkan pikiran mereka, orang harus menyembah Dewa Wisnu.

Sementara beberapa orang bijak dan guru tercerahkan menggambarkan, seribu kepala Adi Shesha yang tergantung di atas Wisnu yang sedang tidur menandakan keinginan, keinginan, masalah, dan pikiran yang memenuhi pikiran kita. Meski berbagai hal memenuhi pikirannya, Wisnu tetap tenang dan tenang. Jadi, seseorang harus membawa ketenangan sebagai kebajikan bersamanya. Sedangkan, beberapa master lain menandakan Ular sebagai simbol kewaspadaan tinggi, yang merupakan kualitas yang sangat penting untuk dimiliki seseorang yang akan memelihara atau mengkoordinasikan apa pun. (Baca juga Narayana)

Adi Shesha dan Garuda sama-sama terlahir sebagai musuh. Bahkan di alam, Ular dan Elang harus bersaing. Namun, keakraban Wisnu dengan Adi Sesha dan Garuda cukup menakjubkan yang memiliki makna simbolis yang mendalam dengan akar. Sebelumnya, makna simbolis kedekatan Wisnu dengan Adi Sesha dan Garuda, mari kita simak sejarah singkatnya. (Baca juga Garuda)

Menurut kitab suci, Adisesha adalah putra Kadru dan Kashyap. Dia adalah saudara tiri Garuda (putra Vinutha-Kashyap). Kadru telah melahirkan 1000 ular dan Adisesha adalah yang pertama di antara 1000 ular. Meskipun Kadura dan Vinata adalah saudara perempuan dari ayah dan istri yang sama dari Rishi Kashyapa, mereka tidak saling menyukai. Kadura dan Vinata, ibunda Adi Sesha dan Garuda memiliki sejarah panjang pertengkaran satu sama lain. Pertengkaran mereka berlanjut di antara anak-anak mereka dan Garuda akhirnya menjadi Pemakan Ular dengan perjuangan untuk membebaskan ibunya dari penawanan Kadura dan seribu anak Ularnya. Jadi, sungguh menakjubkan, bagaimana Dewa Wisnu berhasil berteman dengan mereka berdua.

Berikut adalah beberapa makna simbolis dalam persahabatan Wisnu dengan Garuda dan Adi Sesha.

Menjaga Keseimbangan

Wisnu adalah seorang pawang dan mengatur jalannya kehidupan, kelancaran jalannya alam semesta itu sendiri. Untuk menciptakan keseimbangan, seseorang perlu mengikuti aspek positif dan negatif. Misalnya, jika antimateri tidak ada, materi tidak akan ada karena tidak akan ada yang membatalkan materi dan menciptakan sisa yang disebut Semesta tempat kita ada. Dengan demikian, Wisnu terbukti bersama dua musuh bebuyutan untuk menandakan keseimbangan yang harus dimiliki seseorang.

Selalu dengan Kebenaran

Sementara Naga kejam terhadap Garuda dan ibunya, Adi Sesha, tidak seperti saudaranya, tidak akan melakukan dosa seperti itu. Adi Sesha yang jujur ​​dan benar diberikan posisi tinggi oleh Brahma dan Wisnu karena dia bersama yang benar. Demikian pula benar bahwa Garuda diperlakukan dengan buruk dan kemarahannya terhadap Naga adalah benar. Dengan demikian, Wisnu selalu mendukung kebenaran dan kebenaran, persahabatannya dengan keduanya menandakan kebijaksanaannya yang tidak pernah berakhir dalam kebenaran.

Penglihatan Panjang dan Pendek

Ular bersifat naluriah dan bertindak berdasarkan naluri, Adi Sesha tidak berbeda dalam hal ini. Avatar Adi Sesha yang tinggal bersama avatar Wisnu digambarkan bertindak berdasarkan naluri. Balarama yang dianggap sebagai avatar Sesha biasanya lebih cepat marah daripada saudaranya Krishna dan bersiap-siap berperang untuk melindungi Krishna yang membutuhkan. Lakshman, yang merupakan saudara Ram dan avatar Sesha Naag, juga sangat protektif terhadap saudaranya dan pemarah.

Semua ular memiliki penglihatan yang buruk dan tampilan naluriah kemarahan yang digambarkan oleh Adi Sesha menunjukkan kepicikannya. Demikian juga, Garuda adalah setengah manusia dan setengah burung telah lama dikaitkan dengan penglihatan jauh. Dengan demikian, Garuda mewakili rabun jauh di Wisnu. Persahabatan Wisnu dengan keduanya menandakan seseorang harus dapat bertindak cepat dalam waktu singkat dan memiliki rencana untuk masa depan.

Tonton juga 24 Awatara Dewa Wisnu Menurut Bhagavata Purana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here